Kemenko PMK Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Kesiapsiagaan Pandemi melalui Proyek CARE-I

KEMENKO PMK -- Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) PMK Sukadiono menegaskan pentingnya penguatan sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam membangun sistem kesiapsiagaan pandemi yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan dalam penandatanganan dokumen komitmen proyek Collaborative Approach for Resilient Surveillance and Pandemic Preparedness in Indonesia (CARE-I) bersama Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, dan BRIN di Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan, Kamis (16/4/2026).

"Kemenko PMK mendorong agar implementasi CARE-I tidak berjalan sektoral, tetapi terintegrasi antar kementerian dan lembaga sehingga mampu memperkuat sistem surveilans dan kesiapsiagaan pandemi secara nasional,"tegas Sukadiono.

Penandatanganan komitmen ini menjadi langkah strategis dalam memastikan implementasi proyek CARE-I Tahun Anggaran 2026 berjalan optimal melalui koordinasi di tingkat Steering Committee, sekaligus memperkuat tata kelola penanganan risiko bencana nonalam, khususnya pandemi.

Proyek CARE-I merupakan inisiatif kolaboratif yang didukung mitra pembangunan internasional, antara lain World Bank, FAO, dan WHO, dalam memperkuat sistem surveilans, integrasi data, serta kapasitas nasional dalam menghadapi potensi pandemi.

Dalam kesempatan tersebut Asisten Deputi Pengurangan Risiko Bencana Kemenko PMK Andre Notohamijoyo menekankan bahwa komitmen bersama ini merupakan fondasi awal dalam memperkuat implementasi lintas sektor.

"Ini menjadi titik awal untuk memastikan komitmen bersama lintas kementerian dan lembaga, serta mitra internasional, dalam membangun sistem kesiapsiagaan yang lebih tangguh dan berkelanjutan," ujarnya.

Kemenko PMK dalam fungsi koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian (KSP) terus memastikan kolaborasi lintas sektor berjalan efektif, termasuk dalam penyelarasan kebijakan, penguatan sistem, serta peningkatan kapasitas kelembagaan.

Melalui penguatan komitmen ini, Kemenko PMK mendorong terbangunnya sistem kesiapsiagaan pandemi yang lebih responsif, terintegrasi, dan berkelanjutan, guna memperkuat ketahanan nasional serta perlindungan masyarakat di masa mendatang.

Kontributor Foto:
Reporter: