Kemenko PMK dan Kemenpora Perkuat Budaya Olahraga melalui Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar

KEMENKO PMK -- Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Warsito menegaskan bahwa pembudayaan olahraga harus menjadi gerakan bersama yang tumbuh dari masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Warsito saat menghadiri Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Pemerintah Kabupaten Purworejo di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Minggu (26/7/2026). 

Dalam sambutannya, Warsito mengapresiasi komitmen Kemenpora, Pemerintah Kabupaten Purworejo, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung penyelenggaraan GEMAR. Menurutnya, sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi modal penting dalam membangun budaya olahraga yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

"GEMAR mari kita dukung bersama. Gerakannya harus aktif dari masyarakat, tidak harus selalu diadakan oleh pemerintah daerah. Yang terpenting adalah bagaimana semangat hidup sehat terus tumbuh di lingkungan masing-masing, baik di rumah, tempat kerja, maupun di lingkungan sekitar," ujar Warsito.

Warsito menekankan bahwa GEMAR tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi kebiasaan yang dimulai dari keluarga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, olahraga yang dilakukan secara rutin akan berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup masyarakat.

Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2025, sekitar 25 persen penduduk Indonesia mengalami keluhan kesehatan dalam satu bulan terakhir, sementara di Provinsi Jawa Tengah angkanya mencapai 33 persen. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan budaya hidup sehat melalui peningkatan aktivitas fisik masyarakat.

"Mari kita dukung dan niatkan untuk mengaktifkan GEMAR di lingkungan masing-masing, dimulai dari keluarga. Dengan membiasakan mengonsumsi makanan sehat dan aktif berolahraga, kita dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat," tambahnya.

Kegiatan ini diikuti Bupati Purworejo, jajaran Kemenpora, Forkopimda, perangkat daerah, komunitas olahraga, dan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya hidup sehat melalui kolaborasi lintas sektor.

Bupati Purworejo Yuli Hastuti menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Purworejo sebagai lokasi penyelenggaraan GEMAR. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan Purworejo ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) melalui pembudayaan pola hidup sehat, aktif, dan bugar di tengah masyarakat.

Sementara itu, Asisten Deputi Olahraga Layanan Khusus Kemenpora Ahmad Arsani mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Menurutnya, masyarakat yang aktif berolahraga akan memiliki kondisi fisik yang lebih bugar sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup.

Dengan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR), diharapkan mampu menjadi upaya nyata dalam menurunkan angka keluhan kesehatan masyarakat. Melalui gerakan yang dilakukan secara konsisten dan melibatkan seluruh elemen masyarakat, diharapkan tercipta masyarakat Indonesia yang lebih sehat, aktif, bugar, produktif, dan berdaya saing sehingga mampu mewujudkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Kontributor Foto:
Editor :
Reporter: