Relawan Kemanusiaan Meninggal Saat Menjalankan Misi di NTT, Pemerintah Fasilitasi Pemulangan Jenazah Ke Rumah Duka

KEMENKO PMK — Pemerintah menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Ahmad Zaki bin H. Ali Hamzah, Founder Yayasan Gerak Bareng, seorang relawan kemanusiaan yang meninggal dunia saat menjalankan misi membantu masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Almarhum meninggal dunia pada Jumat, 21 Agustus 2026, pukul 16.04 WITA, di Posko Damer, Kecamatan Reok, saat berada di wilayah terdampak untuk menjalankan tugas kemanusiaan.

Pemerintah menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas dedikasi, keberanian, dan pengabdian almarhum dalam misi kemanusiaan. Kehadiran almarhum di tengah masyarakat yang terdampak bencana merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas terhadap sesama.

Dedikasi tersebut menjadi teladan bahwa kerja kemanusiaan membutuhkan ketulusan untuk hadir dan membantu masyarakat, bahkan dalam situasi yang penuh tantangan dan risiko.

Almarhum meninggalkan seorang istri dan seorang putra yang masih berusia 13 tahun. Pemerintah menyampaikan simpati yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan dan mendoakan agar keluarga diberikan kekuatan, kesabaran, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi kehilangan ini.

Sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawab dalam mendampingi keluarga, pemerintah bersama pemerintah daerah dan unsur terkait telah melakukan koordinasi untuk memastikan proses penanganan dan pemulangan jenazah berjalan dengan baik.

Jenazah almarhum dijadwalkan dipulangkan dari Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 22 Agustus 2026, menggunakan pesawat pada pukul 13.00 WITA. Setibanya di Jakarta, jenazah akan segera diantarkan ke rumah duka untuk selanjutnya disemayamkan dan dimakamkan di TPU Sukabumi Selatan, Jakarta Barat.

Pemerintah menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja bersama dalam proses penanganan almarhum sejak di lokasi kejadian hingga persiapan pemulangan ke rumah duka. Kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, unsur kesehatan, BPBD, relawan, dan berbagai pihak terkait menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh proses berlangsung dengan baik dan penuh penghormatan kepada almarhum.

Kepergian Ahmad Zaki meninggalkan duka bagi keluarga, sahabat, rekan-rekan relawan, dan masyarakat yang pernah merasakan langsung kepeduliannya. Namun, pengabdian yang telah diberikan dalam misi kemanusiaan akan menjadi bagian dari catatan perjuangan bersama dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

Pemerintah memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada almarhum atas seluruh dedikasi dan pengabdiannya untuk kemanusiaan.

Selamat jalan, Ahmad Zaki. Terima kasih telah hadir dan mengabdi untuk sesama.